achmadi’s sanctuary

wherever I am, it’s gonna be my sanctuary

Lika – liku mencari kerja

with 22 comments

Seorang teman dari milis Elektro Undip menuliskan sesuatu hal yang inspiratif. Berikut ini saya salin langsung, tanpa mengalami proses edit.

Adalah hal yang sangat wajar dan wajib bagi umumnya
wisudawan untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Tentulah
tidak asal bekerja, “kan anak kuliahan” jadi ya
kerjaannya harus sesuai bidang dengan gaji yang
lumayan dong. Tidak cukup itu juga waktu penantian
yang diharapkanpun harusnya nggak lama, bahkan kalo
bisa sebelum wisuda udah dapat pekerjaan.

Ya, ternyata hal itu banyak didapatkan oleh
rekan-rekan kita, tetapi lebih banyak lagi yang
ternyata masih belum berhasil bekerja bahkan dengan
idealisme yang sudah ditanggalkan. Dan kondisi mereka
yang “kurang beruntung” ini diperparah lagi dengan
beban moral yang ditimbulkan dari omongan-omongan
tetangga maupun keluarga.

Saya mencoba untuk menulis hal ini, setelah beberapa
saat yang lalu “chatting” dengan seorang teman yang
masih menanti pekerjaan. Ia meminta pendapat mengenai
masalah yang sedang ia hadapi dan tentu saja pernah
saya alami.

Sebagian besar “fresh graduate” berfikir untuk
mendapatkan pekerjaan yang bisa menjamin kehidupan
mereka dan “calon keluarganya” saat ini maupun masa
mendatang, selain sesuai dengan keahlian mereka “untuk
hal ini biasanya anak2 teknik”. Mulailah
“clondo-clondo (anak jangkrik-red)” ini hunting
lowongan diperusahaan-perusahaan bonafit. Memang
perusahaan-perusahaan tersebut memberikan salary yang
layak, kesempatan berkarir, jaminan kesehatan serta
cukup kuat untuk bertahan berpuluh-puluh tahun lagi.
Namun menurut saya ada hal lain yang tidak kalah
penting bahwa mereka menginginkan kehidupan yang
tenang, tentrem kertoraharjo “halah jowo bgt”, dekat
dengan keluarga, tidak terganggu dengan resiko2 serta
dinamika global.

Wajar, ya wajar sekali sebagai rakyat dari sebuah
bangsa yang “katanya=klo kata2 ini terdengar oleh SLN
pasti kena marah dech” besar yaitu bangsa Indonesia,
dimana tidak kurang dari 17000 pulau membentang dari
Sabang sampai Merauke “kecuali Timor Timor”, berbagai
macam budaya, agama dan suku bangsa hidup bersama di
didalamnya dibawah lindungan panji2 Pancasila dan
Negara Kesatuan Republik Indonesia “Nasionalis bo ”.
Sudah menjadi budaya bangsa ini untuk bisa hidup
sentosa dan nyaman dengan pengorbanan yang
sekecil-kecilnya, sehingga bisa dilihat yang terjadi
adalah korupsi, kolusi dan nepotisme.

Cukuplah mengkritisi bangsa ini dan kembali ke masalah
awal yaitu mencari pekerjaan. Ada hal yang harus
dipahami dalam mendapatkan pekerjaan, yaitu philosophy
sepak bola. Seperti sepak bola, pencari kerja adalah
penyerang dengan gawang yang ingin dijebol adalah
perusahaan. Penyerang “selanjutnya disebut striker”
akan berusaha keras untuk mencetak gol ke gawang,
tentunya harus melewati banyak bek musuh “ini ibarat
tes demi tes”. Ada striker bertipe Nedved yang ampuh
dengan tendangan jarak jauhnya, sehingga tanpa harus
melewati musuh, dari jarak jauh pun bisa melesakkan
bola ke gawang dengan sekali tending saja. Tapi ada
juga temennya Nedved yaitu Del Piero yang harus
mengocek bola ke kanan, kiri, depan, belakang, atas,
bawah untuk melewati satu, dua, tiga, empat,dst baru
bisa menendang dan menghasilkan gol. Coba analogikan
dengan lika-liku pencari kerja, ada yang sekali ikut
tes di perusahaan idamannya kemudian langsung
diterima, ini adalah tipe striker dengan tendangan
jarak jauh yang ampuh. Tapi ada juga yang harus puas
masuk perusahaan kroco (itupun setelah ditolak dari
perusahaan besar), lalu beberapa bulan kemudian pindah
ke perusahaan yang lebih besar, trus pindah lagi, lagi
dan lagi sampai akhirnya menemukan perusahaan yang
menurutnya sesuai. Ini tipe striker jago ngocek bola.
Mana yang lebih baik, terserah Anda menjawabnya.

Yang jelas buat rekan-rekan yang belum juga
mendapatkan pekerjaan jangan pernah sekalipun patah
semangat, minder, merasa nggak mampu, dan
ujung-ujungnya selalu iri kalo ada temen yang
berhasil.

Saya mencatat beberapa hal yang perlu kita lakukan
untuk bisa menjebol gawang lawan dengan sukses:
1. Tentukan Target
Setiap orang pasti menginginkan sukses, sejahtera,
bahagia, dst..dst, tapi coba terjemahkan target Anda
tersebut secara lebih spesifik. Ya, Anda ingin menjadi
orang kaya yang (??????), bergerak dibidang(??????).
Sehingga dari target tersebut Anda dapat menentukan
jalan yang akan ditempuh untuk menuju tujuan Anda. Dan
setiap menyelesaikan satu blok jalan, akan memberi
modal untuk melanjutkan ke blok jalan berikutnya

2. Jadi Diri Sendiri Aja (iklan bgt….) dan realistis
Jika target sudah Anda tentukan, maka mulailah menjadi
diri sendiri dengan tidak terpengaruh dengan tren
maupun bisikan orang. Jangan mengira bahwa teman yang
Anda anggap “BERHASIL” berada dalam kondisi yang lebih
baik daripada Anda. Karena nilai dari keberhasilan
adalah sangat relative tergantung dari masing-masing
individu, target, lingkungan tumbuh kembang dan titik
mana Anda mulai. So, coba kejar target dengan cara
dan gaya Anda sendiri serta tidak perlu harus sama
dengan orang lain.

3. Jangan takut terhadap hal-hal di masa depan
“Gimana nanti kalo tiba2 perusahaan saya bangkrut, dan
umur saya sangat tanggung untuk dapat pekerjaan lagi”
“Gimana ya kalo saya nanti kena sakit dan nggak bisa
kerja lagi”
“Gimana kalo ada(??????), kalo ada(???????), kalo
ada(???????) “
Pikiran-pikiran itulah yang banyak menghinggapi kepala
saya (mungkin juga Anda), ketika harus menentukan
langkah untuk mencapai masa depan sehingga membuat
kita takut untuk mencapai yang lebih baik.
Coba kita renungkan sebentar “ojo suwe2”, siapa sih
Yang ngasih kita sakit, siapa sih yang ngasih kita
hidup, untuk apa kita ada, dimana akhir kita. Ya hanya
Tuhan dan waktu yang bisa menjawabnya.
Jadi jangan membuat kegagalan yang tidak nyata,
menjadi nyata dan datang lebih awal pada diri Anda
hanya karena takut akan masa depan.
Agama yang saya anut juga mengajarkan kita untuk
selalu optimis dan huznudlhon (berprasangka baik) akan
takdir dan kehendak Tuhan.

4. Jadilah bagian dari perubahan
Banyak orang hanya diam dan tidak ingin berubah karena
berbagai macam alasan, sebut saja “sekarang aja udah
enak, yang baru belum tentu lebih enak”, “takut
bersaing”, “takut lengser” dst, dst. Ingat kawan bahwa
dunia ini sangat dinamis, mulai diciptakan sampai
sekarang tidak pernah sekalipun berhenti apalagi cuti.
Jadi sekonservative-konservativenya kita memproteksi
diri dari dinamika, pasti dan pasti akan tergilas oleh
cepatnya perubahan. Jadi supaya nggak tergilas, mulai
saat ini jadilah bagian dari perubahan itu sendiri,
karena roda penggilas tidak akan menggilas dirinya
sendiri. Coba perbaiki dan terus perbaiki apa yang
kurang dalam diri kita.

5. Bangun jaringan kerjasama
Untuk memasukkan bola ke gawang, akan sangat mudah
dilakukan bila ada kawan2 kita yang membantu
mengobrak-abrik pertahanan lawan, bahkan terkadang
cukup dengan satu sentuhan saja kita bisa membuat gol,
memanfaatkan bola muntah atau umpan matang dari kawan
kita.
Jadi jaringlah sahabat sebanyak-banyaknya, lalu
rajutlah jalur keberhasilan Anda, dan mulalilah
conquer the world (latip bgt).

Apa yang saya tulis dan sekaligus yang ingin saya
wujudkan dalam diri saya ini, bukanlah suatu provokasi
radikalisme dan anti kemapanan. Justru saya
menginginkan agar kita maju dalam sinergi yang
dibangun dari kerja keras masing-masing individu
hingga nantinya bisa mewujudkan Indonesia yang lebih
baik.

Jadi buat kawan2ku yang belum mendapat pekerjaan,
jangan patah semangat, perbaiki diri dan kejar impian
Anda.
Buat teman2 kuliahku, yang belum lulus, ayo cepat
keluar dari persembunyian “ndang lulus ngono loch”
Anda semua PASTI BISA.

Andy Hartono (Cilacap, 200306)
Terus Mengejar Target

Written by achmadi

March 23rd, 2006 at 12:37 pm

Posted in Macem - macem

22 Responses to 'Lika – liku mencari kerja'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Lika – liku mencari kerja'.

  1. gak ada isu wirausaha di undip?

    hericz

    23 Mar 06 at 1:12 pm

  2. Ada banget her, malah udah lama jalan, sayangnya masih inisiatif sendiri-sendiri. Belum difasilitasi.

    achmadi

    23 Mar 06 at 1:16 pm

  3. kepanjangan dik :D

    basibanget

    23 Mar 06 at 2:52 pm

  4. kerjaan banyak. yg harus dicari itu yg mau ngegaji.

    enda

    23 Mar 06 at 3:20 pm

  5. setuju ama #1, untuk #4, sepertinya lebih enaka kalo kita ngegaji :)

    andriansah

    23 Mar 06 at 3:37 pm

  6. Ini oleh-oleh setelah kerja jauh dari rumah ya, eh juventini ternyata.

    vnuz

    23 Mar 06 at 10:03 pm

  7. udeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeh sv aje :)

    *eh salah ya*

    ivo

    24 Mar 06 at 8:50 am

  8. atau ada juga yang gini, kerjaan mah banyak, tapi pas di tawarin jawabannya ginih : “masa gue sekola tinggi tinggi tapi kerjaan nya cuma ginih?”

    icall

    24 Mar 06 at 10:11 am

  9. Wah ternyata beneran dimuat, makasih ya.

    Andy

    24 Mar 06 at 1:03 pm

  10. mm….kyknya harus memotong parima ttg “pencari kerja”…..tapi, di ubah menjadi…pembuat “pekerjaan”….

    pepeng

    24 Mar 06 at 2:16 pm

  11. #4 & #5. Emang sih jeng, mending ngegaji daripada digaji.

    #6. Kenapa kalo juventini hah ??? elu milan ?!! *bakar bakar*

    #7. Aamiin !! *ini dianggep doa ya oom ivo .. :D

    #9. Masak saya boong sih ndy, ama temen seperjuangan juga ;)

    ps : Insya Allah suatu saat nanti saya akan memberikan pekerjaan untuk orang lain, sebanyak mungkin dengan kriteria sebaik mungkin, Aamiin…

    achmadi

    24 Mar 06 at 3:09 pm

  12. Iya, harus fighting yg kuat klo mau cari kerja..apalagi di Jakarta, musti sabar2

    Riky Kurniawan

    24 Mar 06 at 7:03 pm

  13. UNDIP = UNiversitas (alumninya) DIPeres2…
    *kaburrr…*

    #9. Masak saya boong sih ndy, ama temen seperjuangan juga
    ***Didik ternyata emang homo…***

    Junkerz side B

    24 Mar 06 at 8:41 pm

  14. Didik…………….apa kabar ?!!! Gw salut ama lo :p [lah ga nyambung yah sama topiknya]

    sepotong

    25 Mar 06 at 7:10 am

  15. Aamiinn…. :)

    aRdho

    26 Mar 06 at 5:17 am

  16. kok gw gak ada gravatarnya….?????

    aRdho

    26 Mar 06 at 5:20 am

  17. mau bisnis rame rame ikut saja bisnis berjamaah di http://bebasfinansial.com/?id=hilfum

    achmad muflih

    28 Mar 06 at 12:10 pm

  18. buat #17. Tolong jangan kirim ajakan “bisnis” disini. Silakan dikirim ke id-gmail@googlegroups.com. Saya yakin teman-teman disana pasti akan menyambutnya dengan sangat gembira.

    achmadi

    28 Mar 06 at 12:39 pm

  19. #18 Dan pasti deh GAJAHers akan LOMBA2 RIPLE :D

    Jauhari

    30 Mar 06 at 10:10 pm

  20. gimana kalo budidaya lobster air tawar????????

    wongsolo

    4 Apr 06 at 2:07 pm

  21. Memang sekarang ini susah banget mencari pekerjaan, bukan untuk yang fresh graduate aja, tapi juga untuk mereka yang sudah berpengalaman. Kadang ada juga orang yang bertahan di tempat kerjanya (walaupun barangkali tidak begitu comfortable) namun takut tidak akan mendapatkan pekerjaan yang bagus lagi.
    Kalo ada yang masih bingung mencari kerja, click aja di http://www.jobkia.com. Jobkita.com merupakan online recruitment company yang menyediakan pekerjaan – pekerjaan yang qualified. Selain menghemat duit, kita diberikan banyak option untuk memilih pekerjaan yang memang kita gemari. So, selamat berjuang and jangan menyerah ya!

    arya

    19 Nov 07 at 8:50 am

  22. mencari kerja jaman sekarang emang susah2 gampang.. suka di tuntut ini itu dan serba bisa.. jadi yha tergantung kitanya dan skill nya… mungkin jika kita punya skill yang cukup kita lebih mudah dan tidak takut untuk bekerja dimana saja :)

    kalau mentok ya coba PNS hehe

    bagi info2 lowongan kerja di http://www.medankerja.com

    anak pns

    11 Dec 08 at 10:41 am

Leave a Reply