Thu
12
Oct '06
Hai manusia, janganlah kau semena-mena !
Tak terhingga nikmat dari Sang Pencipta, tapi kenapa sombong tetap kau pelihara ?
Dengan gemerlap barang-barang yang mampu kau dapatkan, masih saja kau durjana.
Tak kurang anak yatim di dekatmu, bertegur sapapun malu kau rasa .
Di haribaan fakir miskin tak kurang kau tunjukkan apa yang kau punya.
Kau penuhi perut buncitmu dengan sesuatu yang hanya hadir di mimpi orang-orang lara.
Kau tebar pandangan rendah padahal dirimulah yang hina di depan-Nya

October 13th, 2006 at 3:21 am
Hmm….
Mas, ada apakah gerangan dirimu memposting seperti ini?
Insap?
October 13th, 2006 at 6:12 am
pain sih rribut
October 13th, 2006 at 8:10 am
zakat… zakat… zakat… ojo LaLi yoo…
October 13th, 2006 at 10:48 am
Ada uraian bagus kawan dari ustadz favorit saya tadi pagi di metrotv yakni di tafsir al misbah yakni ttg kewajiban zakat ini. bagus sekali. intinya, allah tidak menuntut banyak-banyak atas zakat atas harta yang kita miliki. cukup 2,5%. allah,sebagai pemilik alam, jika fair sebenarnya bisa saja mewajibkan zakat 50% dan manusia 50%. itu fair kan? tapi yang dituntut cuma 2,5% saja. masihkah ada yang menghindar dari kewajiban ini?
salam kenal mas…
October 13th, 2006 at 11:26 am
hanya bukan manusia yang mengingatkan manusia! xixixi…beruk kok makan jeruk
*saalh fokus
October 13th, 2006 at 2:12 pm
ini pasti postingan nyasar
October 15th, 2006 at 1:32 am
wahai para homok,
bertobatlah!