Part of achmadi's journeys in Macem - macem, Personal, Singapura
Mungkin sekitar 2/3 minggu yang lalu, ada satu kejadian yang menarik terjadi hampir bersamaan. Hari Jumat pagi seperti biasa berangkat kerja sekitar jam 7.30, rute standar sih bis, lanjut ke MRT jalur hijau. Kebetulan masuk kereta bareng seorang kakek tua yang cukup riang bersama dengan 2 orang nenek-nenek. Mereka kelihatannya sempat bingung apakah jalur kereta yang mereka ambil itu tepat atau tidak, dan alhamdulillah mereka tanya ke saya. Kenapa saya bilang alhamdulillah? Lihat aja jawabannya entar. Mereka berkeinginan untuk pergi ke Tanjong Pagar, sekitar 30 menit lah dari Pasir Ris, tapi sepertinya mereka agak lupa jalan. saya jelaskan saja kalau mereka tidak harus ganti kereta, karena kereta ini akan melewati Pasir Ris.
Rupanya sang kakek termasuk orang yang cukup mudah bersosialisasi. Dia punya aura yang menyenangkan, ngobrol dengan dia terbilang nyaman. Meskipun dia etnis cina, bisa ngobrol bahasa melayu dengan lancar, lumayan saya gak perlu pake bahasa Inggris
. Dia cerita kalo dia selama ini tinggal di tempat anaknya di Australia dan Shanghai. Dia bercerita dengan lancar kalau ternyata Australia dan Shanghai itu tempat yang bagus, bersih dan maju. hmm, jadi kepikiran untuk nyambangi kesana. Waktu dia minta saya tebak berapa usianya, saya meleset cukup jauh. Tebakan saya sekitar 60 - 70, ternyata usianya lebih dari 80 tahun, dan masih sehat, ceria dan gesit.
(more…)
13 Comments »