achmadi’s sanctuary: wherever I am, it’s gonna be my sanctuary

Choose a Topic:

Wed
18
Jun '08

Kampung Galia

Pernah dengar suku bangsa Galia? Itu lo yang di komik Asterix. Ceritanya mereka adalah satu suku yang unik, rame dan menurut orang luar dikatakan sebagai bar bar ( ga tau aturan ). Padahal sebenarnya mereka memiliki konsep kekeluargaan yang sangat baik. Setiap orang memiliki perannya masing-masing sesuai jatahnya. Salah satu yang masih saya ingat adalah kalimat yang diucapkan prajurit Romawi:

Suku Galia emang GILA!!! ( sambil telunjuknya ngetok-ngetok kepala )
(more…)

Wed
11
Jun '08

Jadi gini, pertama-tama… Install Linux

Kalo komputer udah sering error, login lama buanget, berat, ngos-ngosan, dan bikin prustasi, solusinya gampang. Menurut sebagian besar warga kampung gajah, langkah pertama yang harus dilakukan adalah:

Install Linux!!!

Dan ya, buat kondisi saya sekarang ini, itu solusi yang paling pas. Berikut ini langkah-langkahnya:
(more…)

Mon
14
Apr '08

Sejarah hape

Barusan nyangkut di blognya Non Hentjeh, baca-baca soal telepon genggam aka Hengpong ato hp. Jadi inget kalo beberapa minggu lalu melakukan transaksi beli henpon ke salah satu penyedia layanan telekomunikasi selular di kandang singa ini. Kali ini pengen nulis aja sejarah berbagai hp yang pernah dipake selama ini. Gak terasa ya, sekarang telepon seluler ini udah jadi barang yang sangat umum dipakai oleh siapa saja. Pertama kali beli kalo ga salah tahun 2002-an kali ya. *lupa*

Selama ini alhamdulillah saya selalu beli HP dengan alasan butuh atau mungkin lebih tepat lagi, terpaksa beli. Sedikit nostalgila masa lampau, hp yang sekarang saya pakai masuk urutan ke….6 ( kalau beli sendiri ), 7 kalau diitung dengan hibahan. Hp pertama dibeli karena saya waktu itu kuliah nyambi blajar mengais rupiah. Berhubung posisi sering banget pindah-pindah ( baca: cowok panggilan ) jadi ya mau tidak mau harus punya alat untuk media dipanggil dan ngatur jadwal. HP pertama: Siemens S35. Dibeli tahun 2002-an mungkin ya? Harganya 500 rebu kalo ga salah, itu second hand. Dibeli dengan hasil menyisihkan sisa keringat yang mengendap selama beberapa bulan. Nomer masih IM3 pra bayar.
(more…)

Sat
29
Mar '08

Pelajaran berharga dari para tetua

Mungkin sekitar 2/3 minggu yang lalu, ada satu kejadian yang menarik terjadi hampir bersamaan. Hari Jumat pagi seperti biasa berangkat kerja sekitar jam 7.30, rute standar sih bis, lanjut ke MRT jalur hijau. Kebetulan masuk kereta bareng seorang kakek tua yang cukup riang bersama dengan 2 orang nenek-nenek. Mereka kelihatannya sempat bingung apakah jalur kereta yang mereka ambil itu tepat atau tidak, dan alhamdulillah mereka tanya ke saya. Kenapa saya bilang alhamdulillah? Lihat aja jawabannya entar. Mereka berkeinginan untuk pergi ke Tanjong Pagar, sekitar 30 menit lah dari Pasir Ris, tapi sepertinya mereka agak lupa jalan. saya jelaskan saja kalau mereka tidak harus ganti kereta, karena kereta ini akan melewati Pasir Ris.

Rupanya sang kakek termasuk orang yang cukup mudah bersosialisasi. Dia punya aura yang menyenangkan, ngobrol dengan dia terbilang nyaman. Meskipun dia etnis cina, bisa ngobrol bahasa melayu dengan lancar, lumayan saya gak perlu pake bahasa Inggris :D . Dia cerita kalo dia selama ini tinggal di tempat anaknya di Australia dan Shanghai. Dia bercerita dengan lancar kalau ternyata Australia dan Shanghai itu tempat yang bagus, bersih dan maju. hmm, jadi kepikiran untuk nyambangi kesana. Waktu dia minta saya tebak berapa usianya, saya meleset cukup jauh. Tebakan saya sekitar 60 - 70, ternyata usianya lebih dari 80 tahun, dan masih sehat, ceria dan gesit.
(more…)

Wed
26
Mar '08

Wawancara kerja? *berima euy*

Kelau di post sebelumnya saya ngoceh ga jelas soal resume, sekarang waktunya wawancanda aka interview. Dan ga harus tatap muka, bisa juga lewat telepon, tapi yang jelas ga banget kalo wawancara pake sms / instan mesenjer.

Persiapan wawancara biasanya kalo udah ngelewati berbagai sortiran yang berbau dokumen, ini berarti kans untuk masuk gawe lumayan gede tentunya. Selain itu, proses wawancara ini teramat sangat menentukan karena banyak hal yang bisa mereka lihat ke diri kita, baik itu secara verbal maupun “aura” / faktor x lainnya.
(more…)