Home Alamat Bisnis Alamat Praktek Dr Eka Julianta Wahjoepramono

Alamat Praktek Dr Eka Julianta Wahjoepramono

Alamat Praktek Dr Eka Julianta Wahjoepramono. 6, lippo karawaci 1600 tangerang 15811, indonesia no. “tujuannya untuk mencari perlindungan dan jaminan hukum kedua pihak (dokter dan pasien, red).

List Member
List Member from perdosrijaya.org

Disertasi itu berhasil dipertahankan spesialis bedah saraf rs siloam dan dekan fakultas hukum universitas pelita harapan prof dr dr eka julianta. Artinya, satu orang dokter bedah harus melayani 2 juta penduduk. Cari jadwal dan lokasi praktek dengan mudah dan cepat.

Prof Dr Dr Eka Julianta Wahjoepramono Berusaha Mengajak Koleganya Untuk Tidak Takut Dalam Menjalankan Profesi Sebagai Dokter.

Jauh hari sebelum menyelematkan ibu tiga anak itu dari bahaya kanker di otak, tim dokter yang dipimpin dr eka julianta wahjoepramono, kepala neuro science center rs siloam, pun telah. Beritasatu plaza 11th floor, suite 1102 jl. 6, lippo karawaci 1600 tangerang 15811.

Cari Jadwal Dan Lokasi Praktek Dengan Mudah Dan Cepat.

Layanan medis yang disediakan oleh dokter meliputi: Beliau saat ini praktek di paviliun b silloam hospitals lippo village di tangerang dan merupakan anggota ikatan dokter indonesia (idi). Dokter eka julianta ini merupakan dokter pertama yang mendapat rekor dari museum rekor indonesia.

6, Lippo Karawaci 1600 Tangerang 15811, Indonesia No.

6, lippo karawaci, bencongan, tangerang. Alamat praktek dr eka julianta wahjoepramono. Zainal muttaqin, sp.bs(k), pak, ph.d, prof.

Informasi Dan Foto Disadur Dari Berbagai.

Eka adalah dokter bedah saraf yang menangani saya bersama timnya di rs. Eka julianta wahjoepramono merupakan dokter spesialis bedah saraf. Disertasi itu berhasil dipertahankan spesialis bedah saraf rs siloam dan dekan fakultas hukum universitas pelita harapan prof dr dr eka julianta.

“Tujuannya Untuk Mencari Perlindungan Dan Jaminan Hukum Kedua Pihak (Dokter Dan Pasien, Red).

Eka julianta wahjoepramono, sp.bs, ph.d. Suryo atmodjo saleh dan dr. Dari jumlah yang sedikit itu, prof dr eka julianta…